Teruntuk Aku Dimasa Depan

by - April 03, 2019

Teruntuk Aku Dimasa Depan, 

Manusia manusia kuat, itu kita...jiwa jiwa yang kuat itu kita~
(Sumber: Koleksi Pribadi)

Perjalanan yang kamu lalui saat ini akan menjadi sejarahmu dimasa depan. Bagaimana kamu berkuliah, bagaimana kamu melangkah sampai ke tahap ini, apa saja yang telah kamu lakukan bahkan siapa saja yang selalu ada disetiap perjuanganmu. Setiap manusia, punya jalan hidupnya masing-masing dan tergantung bagaimana manusia itu mengelola hidupnya. Kamu percaya, bahwa apa yang kamu pilih sekarang akan membuatmu lebih baik dimasa depan. Lebih baik dalam hal apa ? Entahlah, banyak orang mungkin menganggap lebih ke materi. Tetapi, bagiku bukan hanya materi dimasa depan saja yang kau dapatkan tapi seberapa banyak kasih sayang yang telah kau curahkan dan kau dapatkan. Seberapa luas kau bersabar untuk mewujudkan apa yang kau inginkan. 


Bahkan, untuk saat ini terlalu banyak orang yang menganggapmu bodoh karena telah menyia-nyiakan pekerjaan yang kau dapatkan. Terlalu cepat mengambil langkah, hingga mereka pikir kau begitu bodoh telah meninggalkannya. 


Sekali lagi kutegaskan, ini tak hanya perihal materi. Tetapi, perihal bagaimana kau memilih. Hidup selalu diliputi dengan pilihan. Aku selalu berusaha tak menyalahkan orang lain akan pilihannya. Karena hanya dia dan Tuhan yang tahu apa yang menjadi tujuan pilihannya. Orang lain tak pernah tahu dan tak mau tahu apa yang kau pilih. Mereka cukup berkomentar dan menjadi penonton setia. Sama seperti halnya aku jika melihat kalian. Cukuplah kalian melihat, berkomentar boleh saja. Tetapi, tentunya kau tau bagaimana berkomentar yang baik.

Tentang aku yang begitu pintar dalam tanda petik, sehingga dirasa menyakiti orang dengan tingkah lakuku. Bukan karena tak peka, hanya saja kutak mau terlalu percaya diri bahwa itu untukku. Toh, tak ada yang tahu hati manusia. Bahwa kita tahu, semua yang berlebihan itu tidak baik. Bisa saja kumenanggapi tingkah polanya, tapi selalu ada pilihan tidak.

Tentang aku yang begitu keras diluar, oh c'mon apakah kalian masih melihat orang hanya dari tampilan luar saja. Baiklah, aku tahu kalian melihat tampilan luar pada pandangan pertama. Tapi, apakah itu cukup untuk kalian menilai baik buruknya seseorang. 

Tentang aku yang introvert, suka banget kemana-mana sendiri. Hal sepele memang seperti belanja ke swalayan, pusat perbelanjaan bahkan hampir setiap apa yang aku lakuin itu sendiri. Salahkah ? Tipe orang yang enggak terlalu nyaman keramaian, bisa ha ha hi hi tapi setelah semua berakhir akan kembali ke rumah/ kamar tidur berjam-jam, enggak keluar kesana kemari. Karena apa ? Merasa energi habis. Eh, tapi jangan salah paham. Bukan berarti aku enggak bisa bersosialisasi, bertemu orang baru atau apalah. Jangan meremehkan orang lain deh, yang sekiranya kalian anggap enggak bisa apa-apa. 

Tenang ay, keep calm orang-orang emang suka rusuh. Bahkan, mungkin kamu salah satunya juga. Tapi, aku harap kamu dimasa depan nggak sebegitunya banget. Bukan nggak peduli kehidupan orang, tapi rasanya kurang tepat kamu bertanya ini itu, ketika kamu bertemu satu dua tiga kali dengan orang tersebut. Is it right ?

Teruntuk aku dimasa depan, kelak kamu akan mendapatkan lebih banyak ujian daripada sekarang. Berharap kamu bisa lebih tahan banting. Apa yang mereka komentari tentang hidupmu selama enggak melanggar yang seharusnya dilarang cukup diam dan kasih senyum saja.

Teruntuk aku dimasa depan, sudah dulu ya. 
Nanti disambung lain waktu, semoga ini bisa menjadi bahan evaluasimu setiap kamu membaca apa yang telah kamu buat. Stay positive !





You May Also Like

0 komentar