Review Buku: Seni Hidup Minimalis

by - November 15, 2019

Review Buku: Seni Hidup Minimalis 

Perubahan kecil yang ada dapat memberikan dampak yang besar di kemudian hari.

buku seni hidup minimalis francine jay
(Buku Seni Hidup Minimalis)

Kurang dua bulan lagi sudah berganti tahun, dimana pastinya banyak orang yang akan menuliskan resolusinya untuk tahun yang baru, termasuk saya "mungkin". Tetapi, biasanya saya lebih menuliskan target untuk beberapa tahun ke depan, dan sepertinya hidup minimalis menjadi target saya untuk beberapa yang akan datang. 

Kenapa tiba-tiba saya kepikiran untuk memulai hidup minimalis ? Jadi, sudah hampir setahun lamanya, saya menonton dan membaca tentang apa itu hidup minimalis dan zero waste, asing memang. Terlebih, hal ini asing untuk kehidupan di Indonesia. Tidak mudah memahami dan tetap stabil di jalannya untuk terus hidup minimalis. Dalam, agama saya pun diajarkan bahwa apa yang kita gunakan itu nanti akan dihisab, akan menjadi saksi telah digunakan untuk apa saja barang-barang tersebut. Apakah memberikan manfaat atau tidak ? Bahkan, mungkin saya hanya menjadi barang yang tidak berguna di sudut ruangan. 

Karena hal itulah saya mempelajari lebih banyak bagaimana caranya agar saya bisa menahan hawa nafsu saya untuk membeli produk-produk yang sebenarnya belum saya butuhkan atau saya hanya membeli produk itu karena trend semata dan masih banyak lagi alasan lain. Saya perlu memahami arti hidup sesederhananya, bagaimana saya tetap hidup bahagia meski saya hanya memiliki sedikit barang. Buku Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay adalah sebuah buku yang memberikan pemahaman tentang seni hidup minimalis. Karena banyak orang yang masih menyalahartikan tentang hidup minimalis, bahwa hidup minimalis harus memiliki rumah serba putih, dengan peralatan yang minimalis pula, dan identik dengan mahal. Padahal konsep hidup minimalis tidak demikian. Dengan membaca buku ini, kita dapat memahami konsep hidup minimalis. Bab per bab buku ini mengajarkan kita untuk berpikir bagaimana bisa memulai hidup minimalis, harus mulai dari manakah membenahi barang-barang yang ada. Setelah dibenahi, harus diapakan barang-barang tersebut, apakah dibuang, dijual atau disimpan kembali. Hal terpenting pasti dalam sebuah proses adalah konsisten dalam melakukannya, tentu mengubah cara hidup itu tidak semudah yang kita pikirkan. Tetapi, jika tidak dimulai dari sekarang, harus mulai darimana ? 

Salah satu pembahasan yang paling saya suka adalah mengenai : Buang, simpan atau berikan.
"Trash, teasure, or transfer"
Bagaimana kita harus mulai membenahi barang-barang yang ada di sekitar kita, dimulai dari sudut terkecil yang ada di tempat tinggal kita. Mulai memilah-milah barang yang ada sambil memikirkan kenapa barang-barang tersebut bisa ada, apakah masih berguna, pikirkan sebaik-baiknya. Agar selanjutnya, kita dapat selektif memilih barang yang akan dibeli. 

Deskripsi Buku Seni Hidup Minimalis

Judul Buku : Seni Hidup Minimalis
Pengarang: Francine Jay
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 88.000,- ( Harga Pulau Jawa)

Teruntuk teman-teman yang menginginkan referensi bacaan, buku Seni Hidup Minimalis bisa menjadi salah satu pilihan. Pemilihan kata yang ringan dan tepat membuat kita dapat mencerna maksudnya lebih mudah. Pemilihan warna sampul yang berwarna kuning membuat pembaca tertarik untuk membaca buku ini. Harga bukunya sendiri senilai Rp 88.000,- untuk harga di pulau Jawa. Buku ini juga sudah sampai pada cetakan kelima. 

buku seni hidup minimalis francine jay
(Tampak Depan)
buku seni hidup minimalis francine jay
(Tampak Belakang)


Sekali lagi, buat teman-teman yang berniat untuk mencoba hidup minimalis bisa membaca buku ini  sebagai referensi bagaimana harus melangkah dan harus mulai darimana. Selamat mencoba dan selamat membaca !

You May Also Like

0 komentar